Latest News

Malas Adalah Musuh

Label baru 'kisahku' ini saya tulis agar tulisan lain tidak tercampur dan mudah dalam mencari tulisan lain. Sekalipun tulisan lain juga berasal dari kehidupan sehari-hari namun untuk label ini lebih spesifik lagi bercerita keseharian saya.
Tuhan menciptakan rasa malas terlihat sepele sekali. Kita kadang bertanya kenapa kok Tuhan biasa-bisa nya menciptakan rasa malas ini, kenapa tidak menciptakan semua manusia untuk rajin terus menerus. Namun jika kita berfikir lebih lagi, selain menciptakan rasa malas Tuhan juga menciptakan semangat, dan semua tetap kembali kepada kita juga. Ingin menjadi pribadi yang malas atau pribadi yang semangat.

Rasa malas pasti menghampiri semua manusia, malas dalam beribadah, malas dalam bekerja. Atau malahan ada yang malas dalam hidup? Saya sendiri hari ini merasa malas sekali. Malas saya hari adalah malas dalam bekerja. Saya tidak bekerja kantoran sehingga tidak ada kepastian pendapatan yang saya terima dan saya suka ketidak pastian dalam rejeki. Hal ini beralasan karena rejeki itu rahasia Tuhan, sebagai makhluk ciptaannya saya percaya jika rejeki adalah urusannya.
Di dalam rasa malas saya kemudia saya berfikir.

"Jika rejeki adalah urusan Tuhan dan itu tidak pasti, kenapa tidak kita pancing saja Tuhan untuk memberi kita rejeki"

Kalimat memancing Tuhan memang terlihat seakan-akan saya bisa main-main dengan Tuhan. Namun bukan itu yang saya maksudkan. Memancing dalam artian disini adalah kita berusaha mencari rejeki yang tersebar di seluruh alam ini sehingga sang pemilik rejeki mau memberikan kepada kita rejeki. Dalam rasa malas selalu ingatlah makna tanggung jawab. Ingatlah dengan orang yang kita hidupi dengan usaha kkita ingatlah anak kita, ingatlah kepada pasangan. Kalau kita tidak berusaha siapa yang akan memberi mereka penghidupan?



Sekalipun rejeki itu sudah di atur oleh Tuhan jika kita tidak ada usaha untuk meraihnya rejeki itu tetap saja akan ada di tangan Tuhan. Rejeki kita sudah dibagi berdasarkan ukuran masing-masing, usaha besar rejeki besar itulah sunatullah.
Ingatlah selalu akan tanggung jawab, ingatlah selalu orang yang kita cintai. Malas itu wajar karena kita adalah manusia, yang terbaik untuk dilakukan adalah berusaha mengatasi kemalasan tersebut.

0 Komentar pada "Malas Adalah Musuh"

- Masukkan komentar agar kita bisa saling mengenal satu sama lain
- Jangan memasukkan link pada komentar ya